Sunan an-Nasai Hadits 2718 - Hukum Memberikan Syarat Saat Niat Ihram
Keringanan Mengucapkan Syarat Ihram Saat Sedang Sakit
Sunan an-Nasai : 2718
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2718
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ وَعَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ دَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى ضُبَاعَةَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي شَاكِيَةٌ وَإِنِّي أُرِيدُ الْحَجَّ فَقَالَ لَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُجِّي وَاشْتَرِطِي إِنَّ مَحِلِّي حَيْثُ تَحْبِسُنِي قَالَ إِسْحَقُ قُلْتُ لِعَبْدِ الرَّزَّاقِ كِلَاهُمَا عَنْ عَائِشَةَ هِشَامٌ وَالزُّهْرِيُّ قَالَ نَعَمْ قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ لَا أَعْلَمُ أَحَدًا أَسْنَدَ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ الزُّهْرِيِّ غَيْرَ مَعْمَرٍ وَاللَّهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى أَعْلَمُ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menemui Dhuba'ah, lalu ia berkata: wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, saya sedang sakit, dan hendak melakukan haji. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Berhajilah dan ucapkan syarat: inna mahallii haitzu tahbisunii. Ishaq berkata: saya katakan kepada Abdur Razzaq: apakah keduanya dari Aisyah, Hisyam dan 'Urwah? Maka ia mengatakan: ya.Abu Abdur Rahman mengatakan: saya tidak mengetahui seorangpun yang meriwayatkan sanad hadis ini dari Az Zuhri selain Ma'mar, wallahu subhanahu wa ta'ala a'lam.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Anjuran menjenguk orang yang sedang sakit dan memberikan dukungan positif kepada mereka.
- Bolehnya merencanakan ibadah besar seperti haji meskipun sedang kurang sehat, asalkan memanfaatkan keringanan syarat.
- Ketetapan hukum bahwa isytirath (pemberian syarat) dibenarkan dan berfungsi sah untuk menggugurkan denda pembatalan haji.
