Sunan an-Nasai Hadits 2913 - Syiar Bukit Suci
Ketentuan Mutlak Mengawali Perjalanan Berjalan Kaki dari Arah Shafa
Sunan an-Nasai : 2913
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2913
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ قَالَ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَافَ سَبْعًا رَمَلَ ثَلَاثًا وَمَشَى أَرْبَعًا ثُمَّ قَرَأَ { وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى } فَصَلَّى سَجْدَتَيْنِ وَجَعَلَ الْمَقَامَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْكَعْبَةِ ثُمَّ اسْتَلَمَ الرُّكْنَ ثُمَّ خَرَجَ فَقَالَ { إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ } فَابْدَءُوا بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ
Jabir Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan thawaf sebanyak tujuh kali, berjalan cepat tiga kali dan berjalan biasa empat kali, kemudian membaca: WATTAKHIDZUU MIN MAQAAMI IBRAAHIIMA MUSHALLAA. Lalu beliau melakukan shalat dua rakaat, dan menjadikan Maqam antara dirinya dan Ka'bah, kemudian beliau meng-istilami rukun lalu keluar seraya mengucapkan: INNASH SHAFAA WAL MARWATA MIN SYA'AAIRILLAAH, "mulailah dengan yang dimulai Allah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Setiap jamaah wajib tertib rute, yakni melangkahkan kaki pertama kali dari sisi bukit Shafa menuju arah sebaliknya.
- Mengutip dalil firman Allah ketika mempraktikkan tata cara ibadah merupakan wujud ketaatan yang sangat dicintai oleh-Nya.
- Setelah shalat sunnah selesai, disunnahkan untuk berpamitan dengan cara mengusap atau sekadar menunjuk ke arah sudut batu hitam.
