Sunan an-Nasai Hadits 2963 - Nabi Wukuf di Arafah
Nabi Mematahkan Tradisi Hums dengan Wukuf di Arafah
Sunan an-Nasai : 2963
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2963
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ أَضْلَلْتُ بَعِيرًا لِي فَذَهَبْتُ أَطْلُبُهُ بِعَرَفَةَ يَوْمَ عَرَفَةَ فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاقِفًا فَقُلْتُ مَا شَأْنُ هَذَا إِنَّمَا هَذَا مِنْ الْحُمْسِ
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Amr bin Dinar] dari [Muhammad bin Jubair bin Muth'im] dari [ayahnya], ia berkata: saya kehilangan untaku, kemudian saya pergi mencarinya di Arafah pada hari Arafah. Maka saya lihat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berwukuf. Lalu saya katakan: ada apa ini? Sesungguhnya ini adalah Al Hums.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah mencontohkan ketaatan pada perintah Allah di atas tradisi suku yang salah.
- Orang Quraisy dulunya enggan wukuf di Arafah, namun Nabi meruntuhkan adat tersebut.
- Menjadi pemimpin berarti harus berani meninggalkan kebiasaan lama yang tidak sesuai syariat.
