Sunan an-Nasai Hadits 1664 - Witir Sebagai Penutup Shalat Malam

Jadikan Shalat Witir Sebagai Penutup Ibadah Malam

Sunan an-NasaiNomor Hadis 1664

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ قَالَ مَنْ صَلَّى مِنْ اللَّيْلِ فَلْيَجْعَلْ آخِرَ صَلَاتِهِ وِتْرًا فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْمُرُ بِذَلِكَ

Ibnu Umar Diriwayatkan dari:

Barangsiapa mengerjakan shalat malam, maka jadikanlah di akhir shalatnya dengan shalat witir, karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan hal tersebut.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Shalat witir dianjurkan untuk dikerjakan sebagai penutup seluruh rangkaian ibadah shalat malam.
  • Menutup aktivitas ibadah malam dengan rakaat ganjil mencerminkan penghambaan kepada Allah yang Maha Esa.
  • Diperlukan usaha dan perencanaan waktu tidur agar bisa terbangun dan melaksanakan ibadah pamungkas ini di akhir malam.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami