Sunan an-Nasai Hadits 3011 - Kelembutan Terhadap Sesama Jamaah
Adab dan Kelembutan Nabi Saat Melempar Jumrah
Sunan an-Nasai : 3011
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3011
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَيْمَنُ بْنُ نَابِلٍ عَنْ قُدَامَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْمِي جَمْرَةَ الْعَقَبَةِ يَوْمَ النَّحْرِ عَلَى نَاقَةٍ لَهُ صَهْبَاءَ لَا ضَرْبَ وَلَا طَرْدَ وَلَا إِلَيْكَ إِلَيْكَ
Qudamah bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melempar Jumrah Aqabah pada hari kurban di atas untanya yang rambutnya berwarna merah kehitaman, tidak ada pemukulan, pengusiran dan perkataan "menjauhlah dariku, menjauhlah dariku".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ibadah haji harus dijalani dengan sikap tenang tanpa menyakiti, memukul, mengusir, atau mengumpat orang lain di tengah keramaian.
- Melempar jumrah aqabah boleh dan sah dilakukan sambil menaiki kendaraan peliharaan apabila hal itu memang diperlukan.
- Akhlak mulia tetap harus dijunjung tinggi dalam ibadah fisik yang berat, membuktikan bahwa ajaran Islam penuh dengan kelembutan.
