Sunan an-Nasai Hadits 3042 - Tekad Perang Abu Bakar
Kelapangan Dada Abu Bakar Memerangi Pembangkang Zakat
Sunan an-Nasai : 3042
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3042
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا مُؤَمَّلُ بْنُ الْفَضْلِ قَالَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ قَالَ حَدَّثَنِي شُعَيْبُ بْنُ أَبِي حَمْزَةَ وَسُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ وَذَكَرَ آخَرَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ لَمَّا جَمَعَ أَبُو بَكْرٍ لِقِتَالِهِمْ فَقَالَ عُمَرُ يَا أَبَا بَكْرٍ كَيْفَ تُقَاتِلُ النَّاسَ وَقَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَقُولُوا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَإِذَا قَالُوهَا عَصَمُوا مِنِّي دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلَّا بِحَقِّهَا قَالَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ لَأُقَاتِلَنَّ مَنْ فَرَّقَ بَيْنَ الصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ وَاللَّهِ لَوْ مَنَعُونِي عَنَاقًا كَانُوا يُؤَدُّونَهَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَاتَلْتُهُمْ عَلَى مَنْعِهَا قَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَوَاللَّهِ مَا هُوَ إِلَّا أَنْ رَأَيْتُ أَنَّ اللَّهَ تَعَالَى قَدْ شَرَحَ صَدْرَ أَبِي بَكْرٍ لِقِتَالِهِمْ فَعَرَفْتُ أَنَّهُ الْحَقُّ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Tatkala Abu Bakr bertekad memerangi mereka maka [Umar] berkata: Wahai Abu Bakr, bagaimana engkau memerangi manusia sedangkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: "Saya diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAAH, maka seandainya mereka mengucapkannya maka sungguh mereka telah melindungi darah dan harta mereka dariku kecuali dengan haknya"?Maka [Abu Bakr] berkata: "Sungguh saya akan memerangi orang yang memisahkan antara shalat dan zakat. Demi Allah seandainya mereka menahanku mengambil satu anak kambing saja yang dahulunya mereka tunaikan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam niscaya saya akan memerangi mereka karena menolak untuk memberikannya."Umar radliyallahu 'anhu berkata: "Demi Allah, tidak lain kecuali saya melihat Allah 'azza wa jalla telah melapangkan hati Abu Bakr untuk memerangi mereka dan saya tahu bahwa ia benar."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak diperbolehkan meyakini sebagian ajaran Islam namun mengingkari ajaran wajib yang lainnya.
- Seorang pemimpin umat harus memiliki ketegasan dalam menegakkan aturan agama.
- Terkadang kebenaran lebih mudah dipahami oleh mereka yang hatinya telah dilapangkan oleh Allah.
