Sunan an-Nasai Hadits 3208 - Hak Janda dan Izin Gadis dalam Menikah

Hak Suara Janda dan Izin Gadis Perawan Saat Akan Menikah

Sunan an-NasaiNomor Hadis 3208

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْفَضْلِ عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْأَيِّمُ أَحَقُّ بِنَفْسِهَا مِنْ وَلِيِّهَا وَالْبِكْرُ تُسْتَأْذَنُ فِي نَفْسِهَا وَإِذْنُهَا صُمَاتُهَا

Qutaibah Diriwayatkan dari:

Telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Abdullah bin Al Fadhl] dari [Nafi' bin Jubair bin Muth'im] dari [Ibnu Abbas] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Seorang janda lebih berhak terhadap dirinya daripada walinya, dan seorang gadis diminta persetujuannya terhadap dirinya, dan izinnya adalah diam."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Seorang janda berhak penuh menentukan pilihannya sendiri dan wali harus mendapatkan persetujuan lisannya sebelum pernikahan.
  • Seorang ayah atau wali wajib meminta izin kepada anak perempuannya yang masih gadis sebelum menjodohkan atau menikahkannya.
  • Islam menghargai rasa malu seorang gadis dengan menetapkan bahwa sikap diamnya ketika ditanya sudah dianggap sebagai bentuk izin yang sah.
  • Dilarang keras memaksa wanita, baik janda maupun gadis, untuk menikah dengan laki-laki yang tidak disukainya.

Hadits-hadits terkait

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami