Sunan an-Nasai Hadits 327 - Adab Menghadapi Orang Badui Kencing
Cara Nabi Membersihkan Najis Kencing di Masjid
Sunan an-Nasai : 327
Sunan an-NasaiNomor Hadis 327
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ أَعْرَابِيًّا بَالَ فِي الْمَسْجِدِ فَقَامَ إِلَيْهِ بَعْضُ الْقَوْمِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُزْرِمُوهُ فَلَمَّا فَرَغَ دَعَا بِدَلْوٍ مِنْ مَاءٍ فَصَبَّهُ عَلَيْهِ
Anas bin Malik Diriwayatkan dari:
Ada seorang Arab Badui kencing di masjid, maka sebagian orang bangkit untuk menghentikannya, tetapi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menegurnya: "Jangan hentikan dia (dari hajatnya)." Setelah ia selesai dari hajatnya: beliau meminta se-ember air. Kemudian menyiraminya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi mengajarkan kita untuk bersabar dan tidak terburu-buru marah ketika melihat orang awam melakukan kesalahan.
- Menahan kencing saat sedang berlangsung sangat dilarang karena beresiko membahayakan organ tubuh manusia.
- Cara paling mudah membersihkan lantai dari najis kencing adalah dengan menyiramnya menggunakan satu ember air penuh.
