Sunan an-Nasai Hadits 3279 - Larangan Keras Menikahi Ibu Tiri
Hadis Hukuman Berat Bagi Orang yang Menikahi Istri Ayahnya
Sunan an-Nasai : 3279
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3279
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ حَكِيمٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ السُّدِّيِّ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ الْبَرَاءِ قَالَ لَقِيتُ خَالِي وَمَعَهُ الرَّايَةُ فَقُلْتُ أَيْنَ تُرِيدُ قَالَ أَرْسَلَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى رَجُلٍ تَزَوَّجَ امْرَأَةَ أَبِيهِ مِنْ بَعْدِهِ أَنْ أَضْرِبَ عُنُقَهُ أَوْ أَقْتُلَهُ
Al Bara' Diriwayatkan dari:
Saya berjumpa dengan [pamanku], dan ia membawa bendera. Kemudian saya katakan: engkau hendak pergi kemana? Ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengutusku kepada seorang laki-laki yang menikahi isteri ayahnya setelah kematiannya, agar saya penggal lehernya atau saya membunuhnya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Istri dari seorang ayah (ibu tiri) haram dinikahi oleh anak tirinya untuk selama-lamanya.
- Terdapat hukuman yang sangat tegas bagi mereka yang berani melanggar hukum mahram.
- Menjaga garis keturunan dan kehormatan keluarga adalah prioritas utama syariat Islam.
