Sunan an-Nasai Hadits 3313 - Pengharaman Kawin Kontrak
Larangan Nikah Mut'ah dan Daging Keledai Jinak di Perang Khaibar
Sunan an-Nasai : 3313
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3313
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ وَالْحَارِثُ بْنُ مِسْكِينٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ وَاللَّفْظُ لَهُ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ الْقَاسِمِ عَنْ مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ وَالْحَسَنِ ابْنَيْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ أَبِيهِمَا عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ مُتْعَةِ النِّسَاءِ يَوْمَ خَيْبَرَ وَعَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الْإِنْسِيَّةِ
Ali bin Abu Thalib Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang untuk menikahi wanita dengan cara mut'ah pada saat perang Khaibar, dan daging keledai jinak.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Islam memiliki sejarah penyempurnaan hukum, di mana larangan baru menghapus aturan kelonggaran masa lalu.
- Konsep pernikahan dalam Islam dibangun untuk keabadian rumah tangga, bukan hanya kontrak penyewaan sementara.
- Umat Islam wajib memperhatikan jenis makanan yang disembelih, karena daging keledai jinak dilarang keras untuk dimakan.
