Sunan an-Nasai Hadits 3380 - Was-was Hati Dimaafkan
Bisikan Hati Tidak Dicatat Sebagai Dosa
Sunan an-Nasai : 3380
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3380
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ عَنْ مِسْعَرٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ تَجَاوَزَ لِأُمَّتِي مَا وَسْوَسَتْ بِهِ وَحَدَّثَتْ بِهِ أَنْفُسَهَا مَا لَمْ تَعْمَلْ أَوْ تَتَكَلَّمْ بِهِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: " Allah 'azza wajalla mengampuni umatku apa yang dibisikkan dan dikatakan oleh hati mereka selama tidak melakukan atau mengucapkannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak perlu merasa panik berlebihan ketika pikiran was-was datang menghampiri batin kita.
- Pertanggungjawaban amalan manusia bertumpu pada apa yang ia bicarakan dengan mulut dan apa yang ia kerjakan dengan tubuhnya.
- Islam adalah agama yang mengerti kapasitas manusia dan tidak menghukum sesuatu yang di luar kendalinya.
