Sunan an-Nasai Hadits 3463 - Fatwa Ibnu Mas'ud Iddah
Pembelaan Ibnu Mas'ud Atas Keringanan Masa Iddah Wanita Hamil
Sunan an-Nasai : 3463
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3463
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدٍ قَالَ كُنْتُ جَالِسًا فِي نَاسٍ بِالْكُوفَةِ فِي مَجْلِسٍ لِلْأَنْصَارِ عَظِيمٍ فِيهِمْ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي لَيْلَى فَذَكَرُوا شَأْنَ سُبَيْعَةَ فَذَكَرْتُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ بْنِ مَسْعُودٍ فِي مَعْنَى قَوْلِ ابْنِ عَوْنٍ حَتَّى تَضَعَ قَالَ ابْنُ أَبِي لَيْلَى لَكِنَّ عَمَّهُ لَا يَقُولُ ذَلِكَ فَرَفَعْتُ صَوْتِي وَقُلْتُ إِنِّي لَجَرِيءٌ أَنْ أَكْذِبَ عَلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ وَهُوَ فِي نَاحِيَةِ الْكُوفَةِ قَالَ فَلَقِيتُ مَالِكًا قُلْتُ كَيْفَ كَانَ ابْنُ مَسْعُودٍ يَقُولُ فِي شَأْنِ سُبَيْعَةَ قَالَ قَالَ أَتَجْعَلُونَ عَلَيْهَا التَّغْلِيظَ وَلَا تَجْعَلُونَ لَهَا الرُّخْصَةَ لَأُنْزِلَتْ سُورَةُ النِّسَاءِ الْقُصْرَى بَعْدَ الطُّولَى
Muhammad bin Abdul A'la Diriwayatkan dari:
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdul A'la] berkata: telah menceritakan kepada kami [Khalid] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Aun] dari [Muhammad] berkata: "Di Kufah aku pernah duduk bergabung bersama dengan majlisnya orang-orang Anshar yang di dalamnya ada Abdurrahman bin Abu Laila, kemudian mereka menyebutkan perkara Subai'ah.Kemudian aku menyebutkan dari Abdullah bin 'Utbah bin Mas'ud semakna dengan apa yang dikatakan oleh Ibnu 'Aun 'hingga melahirkan'. Ibnu Abu Laila lalu berkata: "Akan tetapi pamannya tidak mengatakan demikian." Aku lantas mengeraskan suaraku, kukatakan, 'Apakah aku berani berbohong atas Abdullah bin 'Utbah yang berada daerah Kufah?"Perawi berkata: "Lalu aku bertemu [Malik], maka aku katakan, "Apa yang dikatakan oleh [Ibnu Mas'ud] mengenai kasus Subai'ah?" Ia menjawab, "Apakah kalian menjadikan pemberatan atas dirinya dan tidak menjadikannya keringanan untuknya? Sungguh telah turun surat An Nisa' yang pendek setelah yang panjang."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Islam adalah agama yang senantiasa membawa kemudahan, terutama berkaitan dengan ujian yang dihadapi seorang janda yang hamil.
- Memahami urutan turunnya ayat Al-Qur'an sangat penting untuk menyimpulkan sebuah hukum akhir (nasakh wal mansukh).
- Kita dianjurkan mengambil keringanan yang telah Allah syariatkan dan tidak perlu membuat-buat aturan yang memberatkan diri sendiri.
