Sunan an-Nasai Hadits 3502 - Talak Saat Istri Sedang Hamil
Aturan Menceraikan Istri Saat Dalam Keadaan Hamil
Sunan an-Nasai : 3502
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3502
أَخْبَرَنَا يُوسُفُ بْنُ عِيسَى مَرْوَزِيٌّ قَالَ حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا حَنْظَلَةُ عَنْ سَالِمٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ طَلَّقَ امْرَأَتَهُ وَهِيَ حَائِضٌ فَأَمَرَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَاجَعَهَا
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Telah mengabarkan kepada kami [Yusuf bin Marwazi] berkata: telah menceritakan kepada kami [Al Fadll bin Musa] berkata: telah menceritakan kepada kami [Hanzhalah] dari [Salim] dari [Ibnu Umar], bahwa ia telah mencerai isterinya ketika dalam keadaan hamil, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kepadanya untuk merujuknya, maka ia pun kembali merujuk isterinya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi selalu membimbing sahabatnya agar tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan perpisahan.
- Suami yang melakukan kesalahan dalam menjatuhkan talak diperintahkan untuk segera merujuk istrinya.
- Setiap masalah rumah tangga hendaknya diselesaikan dengan tuntunan Nabi dan aturan agama yang benar.
