Sunan an-Nasai Hadits 3531 - Batasan Halal Hadiah Lomba
Syarat Halalnya Hadiah dalam Lomba Ketangkasan
Sunan an-Nasai : 3531
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3531
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَعْقُوبَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ قَالَ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ أَبِي جَعْفَرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ مَوْلَى الْجُنْدَعِيِّينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ لَا يَحِلُّ سَبَقٌ إِلَّا عَلَى خُفٍّ أَوْ حَافِرٍ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Sabaq (hadiah dalam perlombaan) tidak halal kecuali pada lomba panahan, unta dan kuda.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menerima atau mengambil hadiah dari ajang perlombaan adalah haram hukumnya, kecuali untuk tiga jenis olahraga terpilih.
- Kemampuan memanah, balap unta, dan menunggang kuda merupakan arena sah yang dikecualikan dari larangan sabaq.
- Islam mendidik umatnya bahwa olahraga bukan melulu tentang rekreasi perut dan kantong, tetapi juga persiapan mental baja.
