Sunan an-Nasai Hadits 3533 - Hadiah Berlomba Pacuan
Legalitas Hadiah Khusus untuk Pacuan Kuda dan Unta
Sunan an-Nasai : 3533
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3533
أَخْبَرَنَا عِمْرَانُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي الْحَكَمِ مَوْلًى لِبَنِي لَيْثٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا سَبَقَ إِلَّا فِي خُفٍّ أَوْ حَافِرٍ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Tidak ada sabaq (hadiah dalam perlombaan) kecuali pada balap kuda atau unta."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pembagian atau penarikan hadiah (sabaq) secara hukum syariat hanya sah jika diterapkan pada balap kuda dan balap unta.
- Cabang perlombaan semacam ini diutamakan karena dapat menambah tingkat keahlian berkuda demi mempertahankan agama.
- Umat Islam sama sekali dilarang menjadikan perlombaan harian sebagai wadah taruhan apalagi jika tidak ada asas manfaatnya.
