Sunan an-Nasai Hadits 3629 - Menarik Kembali Hadiah Seperti Memakan Muntahan
Hukum Menarik Kembali Hibah Menurut Ajaran Islam
Sunan an-Nasai : 3629
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3629
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَفْصٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ عَامِرٍ الْأَحْوَلِ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَرْجِعُ أَحَدٌ فِي هِبَتِهِ إِلَّا وَالِدٌ مِنْ وَلَدِهِ وَالْعَائِدُ فِي هِبَتِهِ كَالْعَائِدِ فِي قَيْئِهِ
Ahmad bin Hafsh Diriwayatkan dari:
Telah menceritakan kepadaku [ayahku] berkata: telah menceritakan kepadaku [Ibrahim] dari [Sa'd bin Abu 'Arubah] dari ['Amir Al Ahwal] dari ['Amru bin Syu'aib] dari [ayahnya] dari [kakeknya] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak boleh seseorang mengambil kembali pemberiannya kecuali orang tua dari anaknya. Orang yang mengambil kembali pemberiannya seperti orang yang mengambil kembali muntahannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Dilarang keras mengambil kembali hadiah, sedekah, atau hibah yang telah dengan sah diberikan kepada orang lain.
- Niat memberi harus disertai dengan rasa ikhlas sepenuhnya tanpa mengharapkan barang tersebut kembali.
- Satu-satunya pengecualian adalah bagi orang tua yang diperbolehkan menarik kembali pemberian dari anak kandungnya.
