Sunan an-Nasai Hadits 3646 - Penjelasan Tentang Kebolehan Ruqba
Penjelasan Tentang Kebolehan Pemberian Ruqba
Sunan an-Nasai : 3646
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3646
أَخْبَرَنَا هِلَالُ بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ وَهُوَ ابْنُ عَمْرٍو عَنْ سُفْيَانَ عَنْ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الرُّقْبَى جَائِزَةٌ
Zaid bin Tsabit Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Ruqba itu dibolehkan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sistem pemberian bersyarat (Ruqba) pada dasarnya diperbolehkan dalam Islam namun dengan ketentuan khusus dari syariat.
- Menurut hukum fiqih, barang yang diberikan dengan cara Ruqba sah menjadi milik penerimanya secara penuh.
- Syarat pengembalian barang dalam praktik Ruqba dianggap gugur karena kepemilikan sudah berpindah tangan selamanya.
