Sunan an-Nasai Hadits 3793 - Allah Tidak Butuh Kita Kesulitan
Perintah Naik Kendaraan Bagi Orang Tua yang Bernadzar Jalan Kaki
Sunan an-Nasai : 3793
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3793
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ مَرَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِشَيْخٍ يُهَادَى بَيْنَ اثْنَيْنِ فَقَالَ مَا بَالُ هَذَا قَالُوا نَذَرَ أَنْ يَمْشِيَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنْ تَعْذِيبِ هَذَا نَفْسَهُ مُرْهُ فَلْيَرْكَبْ فَأَمَرَهُ أَنْ يَرْكَبَ
Anas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melewati orang yang sudah tua berjalan di antara dua orang dengan cara diapit, kemudian beliau bersabda: Apa ini?" Mereka menjawab, "Ia bernadzar untuk berjalan menuju Ka'bah." Beliau pun bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak butuh kepada penyiksaan orang ini terhadap dirinya, perintahkan dia agar naik kendaraan." Beliau memerintahkan kepadanya agar naik kendaraan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menyakiti tubuh atau memaksakan batas kemampuan fisik bukanlah cara beribadah yang diridhai.
- Keringanan beribadah selalu tersedia bagi orang tua atau mereka yang memiliki kelemahan fisik.
- Seorang muslim dibolehkan mengganti metode menunaikan nadzarnya jika ternyata sangat memberatkan di kemudian hari.
