Sunan an-Nasai Hadits 3880 - Kecintaan Nabi pada Kuda Perang Setelah Keluarga
Prioritas Kecintaan Rasulullah pada Kuda Perang
Sunan an-Nasai : 3880
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3880
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَفْصِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ طَهْمَانَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ لَمْ يَكُنْ شَيْءٌ أَحَبَّ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ النِّسَاءِ مِنْ الْخَيْلِ
Anas bin Malik Diriwayatkan dari:
Tidak ada sesuatu yang lebih disukai Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam setelah para isteri daripada kuda perang.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kuda perang adalah hewan yang mulia dan dicintai dalam Islam karena perannya membantu menegakkan agama Allah.
- Kasih sayang serta perhatian kepada keluarga dan istri harus diutamakan di atas kesenangan terhadap harta atau kendaraan.
- Pentingnya mempersiapkan kekuatan fisik dan perlengkapan untuk menjaga kehormatan serta keamanan umat Islam.
