Sunan an-Nasai Hadits 3882 - Batas Keadilan Manusia dalam Membagi Cinta
Doa Nabi Memohon Ampun atas Kecenderungan Hati
Sunan an-Nasai : 3882
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3882
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ أَنْبَأَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْسِمُ بَيْنَ نِسَائِهِ ثُمَّ يَعْدِلُ ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُمَّ هَذَا فِعْلِي فِيمَا أَمْلِكُ فَلَا تَلُمْنِي فِيمَا تَمْلِكُ وَلَا أَمْلِكُ أَرْسَلَهُ حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membagi di antara isteri-isteri beliau kemudian beliau berbuat adil dan bersabda: "Ya Allah, inilah yang bisa saya lakukan dalam perkara yang saya mampu dan janganlah Engkau cela diriku dalam perkara yang Engkau mampu dan tidak saya mampu."Hadits tersebut dimursalkan oleh Hammad bin Zaid.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Manusia diwajibkan berusaha semaksimal mungkin untuk berbuat adil dalam urusan perbuatan fisik dan pemberian materi.
- Perasaan cinta dan kecenderungan di dalam hati merupakan rahasia Allah yang di luar jangkauan kendali manusia.
- Dianjurkan selalu berdoa meminta pengampunan atas kekurangan diri meski kita telah berusaha melakukan yang terbaik.
