Sunan an-Nasai Hadits 3911 - Syahadat Sebagai Asas Perlindungan Manusia
Kalimat Tauhid yang Mengamankan Darah dan Harta
Sunan an-Nasai : 3911
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3911
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ عَنْ شُعَيْبٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيَّبِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَقُولُوا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَمَنْ قَالَهَا فَقَدْ عَصَمَ مِنِّي نَفْسَهُ وَمَالَهُ إِلَّا بِحَقِّهِ وَحِسَابُهُ عَلَى اللَّهِ خَالَفَهُ الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Saya diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka mengucapkan: LAA ILAAHA ILLALLAAH barang siapa yang mengucapkannya maka ia telah melindungi jiwa dan hartanya dariku kecuali dengan haknya dan perhitungannya kepada Allah."Al Walid bin Muslim telah menyelisihinya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Umat Islam wajib menahan diri dari merusak harta dan nyawa orang yang telah menyatakan ketundukan pada tauhid.
- Asas keadilan dalam Islam mengutamakan pembuktian nyata dibandingkan prasangka terhadap isi hati seseorang.
- Peringatan bahwa sekadar berlindung di balik ucapan tidak akan melepaskan seseorang dari pengadilan Allah kelak.
