Sunan an-Nasai Hadits 4011 - Ancaman Mengerikan Perbuatan Sihir
Keharaman Sihir dan Kesesatan Mengikat Buhul
Sunan an-Nasai : 4011
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4011
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ مَيْسَرَةَ الْمَنْقَرِيُّ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ عَقَدَ عُقْدَةً ثُمَّ نَفَثَ فِيهَا فَقَدْ سَحَرَ وَمَنْ سَحَرَ فَقَدْ أَشْرَكَ وَمَنْ تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِلَ إِلَيْهِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: " Barang siapa yang mengikat buhul kemudian meniupnya sungguh ia telah berbuat sihir, dan barang siapa yang melakukan sihir maka sungguh ia telah berbuat syirik dan barang siapa yang menggantungkan sesuatu maka ia akan diserahkan kepadanya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seluruh bentuk kegiatan praktik sihir dalam Islam sangat diharamkan tanpa pengecualian sedikitpun.
- Mendalami atau menggunakan sihir merupakan salah satu jalan pintas menuju dosa kesyirikan besar.
- Menggantungkan jimat membuat hati seseorang ditinggalkan oleh pertolongan dari Allah.
