Sunan an-Nasai Hadits 4085 - Kewajiban Ketaatan
Patuh kepada Pemimpin: Kewajiban di Saat Senang maupun Susah
Sunan an-Nasai : 4085
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4085
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عَلَيْكَ بِالطَّاعَةِ فِي مَنْشَطِكَ وَمَكْرَهِكَ وَعُسْرِكَ وَيُسْرِكَ وَأَثَرَةٍ عَلَيْكَ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kewajibanmu untuk taat dalam perkara yang kamu senangi maupun kamu benci dalam keadaan sulit maupun mudah serta mengutamakan atas dirimu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Ketaatan kepada ulil amri adalah kewajiban dasar selama perintahnya bukan maksiat.
- Seseorang harus tetap taat meskipun hatinya tidak menyukai keputusan yang diambil penguasa.
- Menjaga kedamaian dan kestabilan masyarakat jauh lebih diutamakan daripada menuntut kepentingan pribadi.
