Sunan an-Nasai Hadits 4176 - Larangan Kulit Belum Disamak
Larangan Menggunakan Kulit Bangkai yang Belum Disamak
Sunan an-Nasai : 4176
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4176
أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا بِشْرٌ يَعْنِي ابْنَ الْمُفَضَّلِ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ ابْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُكَيْمٍ قَالَ قُرِئَ عَلَيْنَا كِتَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا غُلَامٌ شَابٌّ أَنْ لَا تَنْتَفِعُوا مِنْ الْمَيْتَةِ بِإِهَابٍ وَلَا عَصَبٍ
Abdullah bin 'Ukaim Diriwayatkan dari:
Telah dibacakan kepada kami surat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sedang saya adalah seorang pemuda: "Janganlah kalian memanfaatkan dari bangkai baik kulit yang belum disamak ataupun uratnya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sangat dilarang untuk secara langsung memakai kulit hewan mati tanpa dibersihkan (disamak) terlebih dahulu.
- Urat dari hewan yang menjadi bangkai juga termasuk benda najis yang tidak boleh digunakan.
- Kesehatan dan kebersihan adalah faktor utama di balik larangan pemakaian benda kotor.
