Sunan an-Nasai Hadits 4212 - Kehilangan Pahala Dua Qirath
Peringatan Menahan Anjing di Rumah: Pahala Susut Dua Qirath
Sunan an-Nasai : 4212
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4212
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَمْسَكَ كَلْبًا إِلَّا كَلْبًا ضَارِيًا أَوْ كَلْبَ مَاشِيَةٍ نَقَصَ مِنْ أَجْرِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطَانِ
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang menahan anjing kecuali anjing pemburu dan anjing penjaga hewan ternak maka telah berkurang dari pahalanya setiap hari sebanyak dua qirath.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Hindari kebiasaan sengaja mengurung dan memelihara anjing di pekarangan rumah kecuali untuk keperluan syariat.
- Pahala akan langsung dipotong dua qirath setiap hari jika seseorang menahan anjing peliharaan tidak berguna.
- Nabi memberikan keringanan mutlak dan kelonggaran bagi mereka yang berprofesi memakai jasa anjing pemburu.
