Sunan an-Nasai Hadits 4392 - Aturan Jelas Pembatalan Transaksi
Aturan Khiyar: Menghindari Penyesalan Setelah Transaksi Jual Beli
Sunan an-Nasai : 4392
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4392
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ مَيْمُونٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَمْلَى عَلَيَّ نَافِعٌ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا تَبَايَعَ الْبَيِّعَانِ فَكُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا بِالْخِيَارِ مِنْ بَيْعِهِ مَا لَمْ يَفْتَرِقَا أَوْ يَكُونَ بَيْعُهُمَا عَنْ خِيَارٍ فَإِنْ كَانَ عَنْ خِيَارٍ فَقَدْ وَجَبَ الْبَيْعُ
Ibnu Umar Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Apabila dua orang yang berjual beli telah melakukan jual beli maka setiap mereka memiliki hak memilih dalam jual belinya selama mereka belum berpisah, atau jual beli mereka dengan syarat adanya hak memilih, apabila dengan syarat adanya hak memilih maka jual beli tersebut telah tetap."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kenyamanan bertransaksi dijaga dengan hak pembatalan tanpa penalti sebelum berpisah dari majelis.
- Jual beli bersyarat adalah solusi tepat jika pembeli butuh kepastian atau pengujian kondisi barang.
- Segala bentuk kesepakatan harus ditaati begitu akad ditetapkan secara sadar oleh kedua belah pihak.
