Sunan an-Nasai Hadits 4737 - Hukum Membayar Ghurrah Akibat Janin Digugurkan

Hukum Membayar Ghurrah Akibat Janin yang Digugurkan

Sunan an-NasaiNomor Hadis 4737

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ السَّرْحِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي مَالِكٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ امْرَأَتَيْنِ مِنْ هُذَيْلٍ فِي زَمَانِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَمَتْ إِحْدَاهُمَا الْأُخْرَى فَطَرَحَتْ جَنِينَهَا فَقَضَى فِيهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِغُرَّةٍ عَبْدٍ أَوْ وَلِيدَةٍ

Abu Hurairah Diriwayatkan dari:

Pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ada dua orang wanita dari Hudzail yang salah seorang di antaranya melempar yang lainnya hingga janinnya gugur, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memutuskan untuk membayar denda berupa budak laki-laki atau perempuan.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Menyakiti sesama wanita hamil, apalagi sampai menyebabkannya keguguran, adalah sebuah kejahatan yang tidak bisa diremehkan di hadapan hukum Islam.
  • Denda diyat berupa ghurrah adalah wujud tanggung jawab mutlak dan sanksi tegas dari Rasulullah atas gugurnya janin.
  • Membayar ganti rugi nyawa dalam Islam (diyat) menggunakan nilai yang tidak kecil agar menjadi peringatan bagi orang lain agar tidak mudah menggunakan kekerasan fisik.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami