Sunan an-Nasai Hadits 4866 - Ketetapan Nilai Sepuluh Dirham
Sepuluh Dirham Sebagai Patokan Hukuman Pidana Islam
Sunan an-Nasai : 4866
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4866
أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ مُوسَى الْبَلْخِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ مُوسَى عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ مِثْلَهُ كَانَ ثَمَنُ الْمِجَنِّ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَوَّمُ عَشْرَةَ دَرَاهِمَ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ وَهْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ إِسْحَقَ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ مُوسَى عَنْ عَطَاءٍ مُرْسَلٌ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Seperti itulah, harga tameng pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang dinilai seharga sepuluh dirham.Telah mengabarkan kepadaku [Muhammad bin Wahb], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Salamah], dia berkata: telah menceritakan kepadaku [Ibnu Ishaq] dari [Ayyub bin Musa] dari ['Atha`] secara mursal.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nilai sepuluh dirham merupakan rujukan baku bagi taksiran batas nishab hukuman pencuri.
- Hukum pidana dalam Islam selalu beriringan dengan taksiran ekonomi yang akurat dan terbuka.
- Penentuan nilai secara spesifik berfungsi untuk melindungi seluruh warga dari tindakan hukum yang tak terukur.
