Sunan an-Nasai Hadits 4899 - Amalan yang Paling Utama
Keimanan Sebagai Amalan yang Paling Utama di Sisi Allah
Sunan an-Nasai : 4899
Sunan an-NasaiNomor Hadis 4899
حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَحْمَدُ بْنُ شُعَيْبٍ مِنْ لَفْظِهِ قَالَ أَنْبَأَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ أَيُّ الْأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ الْإِيمَانُ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya: "Amalan apakah yang paling utama?" Beliau bersabda: "Beriman kepada Allah dan RasulNya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Keimanan kepada Allah dan Rasulullah adalah fondasi dasar agar sebuah amal perbuatan bernilai di sisi Allah.
- Sebaik-baiknya amalan manusia tidak akan sempurna jika hatinya masih dipenuhi oleh keraguan.
- Umat Islam wajib memprioritaskan pemahaman tentang keimanan sebelum berfokus pada ibadah secara berlebihan.
