Sunan an-Nasai Hadits 4961 - Ancaman Bagi yang Tidak Memendekkan Kumis

Hukum Tegas Merapikan Kumis dalam Ajaran Islam

Sunan an-NasaiNomor Hadis 4961

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ قَالَ سَمِعْتُ يُوسُفَ بْنَ صُهَيْبٍ يُحَدِّثُ عَنْ حَبِيبِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ لَمْ يَأْخُذْ شَارِبَهُ فَلَيْسَ مِنَّا

Zaid bin Arqam Diriwayatkan dari:

Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa yang tidak memendekkan kumisnya maka ia bukan dari golongan kami."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Mengabaikan kebersihan area wajah, seperti membiarkan kumis tumbuh terlalu panjang, sangat tidak disukai oleh Nabi.
  • Terdapat peringatan keras bagi umat yang dengan sengaja menyelisihi sunnah fitrah dalam hal penampilan fisiknya.
  • Rutin merapikan kumis adalah bentuk kepatuhan dan keinginan kuat untuk mengikuti gaya hidup bersih ala Rasulullah.

Hadits-hadits terkait

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami