Sunan an-Nasai Hadits 504 - Melaksanakan Ashar Kala Sinar Matahari Cerah
Pentingnya Menjaga Awal Waktu Shalat Ashar Sesuai Sunnah
Sunan an-Nasai : 504
Sunan an-NasaiNomor Hadis 504
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَنْ أَبِي الْأَبْيَضِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بِنَا الْعَصْرَ وَالشَّمْسُ بَيْضَاءُ مُحَلِّقَةٌ
Anas bin Malik Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalat Ashar bersama kami saat matahari masih cerah dan bulat.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sangat dianjurkan untuk mendirikan shalat Ashar ketika keadaan langit dan matahari masih terang benderang.
- Bersegera dalam menunaikan shalat di awal waktunya adalah bukti nyata kecintaan pada keteladanan Nabi.
- Menghindari kebiasaan buruk menunda ibadah wajib demi pencapaian kebaikan amal dalam satu hari.
