Sunan an-Nasai Hadits 506 - Keteladanan Sahabat Menyegerakan Shalat Ashar
Memperhatikan Batas Awal Waktu Shalat Ashar
Sunan an-Nasai : 506
Sunan an-NasaiNomor Hadis 506
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَلْقَمَةَ الْمَدَنِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ قَالَ صَلَّيْنَا فِي زَمَانِ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ ثُمَّ انْصَرَفْنَا إِلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ فَوَجَدْنَاهُ يُصَلِّي فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ لَنَا صَلَّيْتُمْ قُلْنَا صَلَّيْنَا الظُّهْرَ قَالَ إِنِّي صَلَّيْتُ الْعَصْرَ فَقَوَّلُوا لَهُ عَجَّلْتَ فَقَالَ إِنَّمَا أُصَلِّي كَمَا رَأَيْتُ أَصْحَابِي يُصَلُّونَ
Abu Salamah Diriwayatkan dari:
Kami shalat pada masa Umar bin Abdul Aziz, kemudian kami pergi menemui [Anas bin Malik], dan ternyata dia sedang shalat. Setelah selesai dia berkata kepada kami: Kalian sudah shalat?" Kami menjawab: "Kami shalat Dzuhur." Dia berkata: "Aku shalat Ashar." Mereka berkata kepadanya: "engkau menyegerakannya." Dia menjawab: "Aku hanya shalat sebagaimana aku melihat para sahabatku melakukan shalat.""
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pentingnya mendahulukan perbuatan para sahabat Nabi sebagai standar teladan ibadah sehari-hari.
- Bersegera menuntaskan shalat wajib adalah perlambang baiknya pemahaman seseorang akan ajaran agama.
- Kritikan terkait beribadah yang datang dari lingkungan sekitar tidak boleh menggoyahkan keyakinan dalam menjalankan ibadah yang benar.
