Sunan an-Nasai Hadits 5116 - Posisi Jari yang Terlarang Untuk Cincin
Posisi Jari yang Terlarang Untuk Memakai Cincin Bagi Laki-Laki
Sunan an-Nasai : 5116
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5116
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ نَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْخَاتَمِ فِي هَذِهِ وَهَذِهِ يَعْنِي السَّبَّابَةَ وَالْوُسْطَى وَاللَّفْظُ لِابْنِ الْمُثَنَّى
Ali Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarangku untuk memakai cincin di jari ini dan ini, yaitu jari telunjuk dan jari tengah. Ini adalah lafadz Ibnul Mutsanna.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah melarang keras pemakaian cincin pada jari telunjuk dan jari tengah bagi laki-laki.
- Aturan berpakaian dan berhias dalam Islam sangat memperhatikan nilai kesopanan dan mengikuti sunnah Nabi.
- Posisi terbaik memakai cincin adalah mematuhi batasan dengan meletakkannya di jari selain telunjuk dan jari tengah.
- Menjauhi larangan Nabi sekecil apapun akan mendatangkan pahala dan kebaikan bagi yang mengamalkan.
