Sunan an-Nasai Hadits 512 - Meraih Satu Rakaat Sebelum Habis Waktu
Batas Akhir Sahnya Shalat Ashar dan Subuh
Sunan an-Nasai : 512
Sunan an-NasaiNomor Hadis 512
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ قَالَ سَمِعْتُ مَعْمَرًا عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَدْرَكَ رَكْعَةً مِنْ صَلَاةِ الْعَصْرِ قَبْلَ أَنْ تَغِيبَ الشَّمْسُ أَوْ أَدْرَكَ رَكْعَةً مِنْ الْفَجْرِ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ فَقَدْ أَدْرَكَ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Barangsiapa mendapatkan satu rakaat shalat 'Ashar sebelum matahari terbenam atau mendapatkan satu rakaat shalat Subuh sebelum matahari terbit maka ia telah mendapatkan shalat tersebut."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seseorang masih berhak dianggap mengamalkan shalat di waktunya selama ia sempat menuntaskan satu rakaat penuh sebelum waktu habis.
- Hal ini membuktikan kelembutan pendekatan agama yang tidak memberatkan hambanya dalam urusan teknis jam beribadah.
- Segeralah ambil langkah untuk berdiri melaksanakan ibadah shalat tanpa rasa putus asa bila sudah berada di penghujung sisa hari.
