Sunan an-Nasai Hadits 5281 - Doa Petunjuk dan Larangan Sutra
Doa Kelurusan Perkataan dan Larangan Alas Sutera
Sunan an-Nasai : 5281
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5281
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ قَالَ سَمِعْتُ عَاصِمَ بْنَ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْ اللَّهُمَّ سَدِّدْنِي وَاهْدِنِي وَنَهَانِي عَنْ الْجُلُوسِ عَلَى الْمَيَاثِرِ وَالْمَيَاثِرُ قَسِّيٌّ كَانَتْ تَصْنَعُهُ النِّسَاءُ لِبُعُولَتِهِنَّ عَلَى الرَّحْلِ كَالْقَطَائِفِ مِنْ الْأُرْجُوَانِ
Ali Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadaku: "Ucapkanlah 'Ya Allah, luruskanlah perkataanku dan berilah aku petunjuk'. Beliau juga melarangku untuk duduk di atas alas pelana yang terbuat dari sutera. Yang dimaksud dengan alas pelana ini adalah kain yang bersulam sutera, biasanya ia dibuat oleh para wanita untuk keluarganya yang diletakkan di atas kendaraan, seperti kain tebal yang ada campuran warna merah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Anjuran membaca doa memohon petunjuk arah yang benar dan perkataan yang lurus kepada Allah.
- Laki-laki muslim diharamkan untuk duduk atau menggunakan alas pelana berkendara yang berbahan dasar sutera.
- Islam melarang gaya hidup laki-laki yang bermewah-mewahan layaknya raja dengan memamerkan kain sutera tebal.
