Sunan an-Nasai Hadits 5354 - Kegelisahan
Doa Penawar Rasa Gelisah, Sedih, dan Sifat Malas
Sunan an-Nasai : 5354
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5354
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُنْذِرِ عَنْ ابْنِ فُضَيْلٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ عَنْ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعَوَاتٌ لَا يَدَعُهُنَّ كَانَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ
Anas bin Malik Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mempunyai doa-doa yang tidak pernah lupa untuk membacanya, beliau selalu membaca: "ALLAHUMMA INNI A'UUDZU BIKA MINAL HAMMI WAL HAZNI WAL 'AJZI WAL KASALI WA BUKHLI, WAL JUBNI WA GHALABATIR RIJAL (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan, kesedihan, kelemahan, kemalasan, kebakhilan, sifat pengecut dan penindasan para penguasa)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Jangan biarkan kesedihan dan kegelisahan menguasai diri, lawanlah dengan memperbanyak doa kepada Allah.
- Mintalah perlindungan agar tidak ditindas oleh penguasa atau orang-orang yang berbuat sewenang-wenang.
- Latihlah diri menjadi orang yang kuat dan berani, serta mintalah agar dijauhkan dari sifat pengecut.
- Hindari kelemahan diri dan rasa malas yang bisa menghambat pencapaian cita-cita dan ibadah.
