Sunan an-Nasai Hadits 538 - Menjaga Nama Asli Shalat Isya
Pertahankan Nama Asli Shalat Isya, Jangan Ikut-ikutan!
Sunan an-Nasai : 538
Sunan an-NasaiNomor Hadis 538
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ هُوَ الْحَفَرِيُّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي لَبِيدٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَغْلِبَنَّكُمْ الْأَعْرَابُ عَلَى اسْمِ صَلَاتِكُمْ هَذِهِ فَإِنَّهُمْ يُعْتِمُونَ عَلَى الْإِبِلِ وَإِنَّهَا الْعِشَاءُ
Ahmad bin Sulaiman Diriwayatkan dari:
Telah menceritakan kepada kami [Abu Daud -yaitu Al Hafari] dari [Sufyan] dari [Abdullah bin Abu Labid] dari [Abu Salamah] dari [Ibnu Umar] dia berkata: bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah kalian di kalahkan oleh orang badui dalam memberi istilah shalat kalian. (Mereka istilahkan shalat dengan 'atamah), mereka namakan demikian karena mereka mengandangkan unta tengah malam dan memerah susunya, dan itu adalah shalat 'Isya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Jangan gampang terbawa arus atau ikut-ikutan tradisi setempat sampai berani mengubah nama ibadah wajib.
- Umat harus selalu menjaga identitas keislaman dan kemurnian ajaran agama dari pengaruh budaya luar.
- Nama ibadah shalat malam hari dalam aturan syariat yang benar adalah Isya, tidak boleh diganti.
