Sunan an-Nasai Hadits 5554 - Kebiasaan Wadah Nabidz Nabi

Kebiasaan Rasulullah Membuat Perasan Nabidz dalam Bejana Batu

Sunan an-NasaiNomor Hadis 5554

أَخْبَرَنِي أَحْمَدُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ يَعْنِي الْأَزْرَقَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ أَبِي سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُنْبَذُ لَهُ فِي سِقَاءٍ فَإِذَا لَمْ يَكُنْ لَهُ سِقَاءٌ نَنْبِذُ لَهُ فِي تَوْرِ بِرَامٍ قَالَ وَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الدُّبَّاءِ وَالنَّقِيرِ وَالْمُزَفَّتِ

Jabir Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa dibuatkan perasan nabidz dalam wadah air minum, jika kami tidak mendapatkan wadah air minum, kami membuatkannya dalam wadah dari batu. Jabir berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang Ad Duba, An Naqir dan Al Muzaffat."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Mengetahui kebiasaan Rasulullah yang gemar minum perasan buah (nabidz).
  • Wadah berbahan kulit dan batu adalah pilihan teraman dari proses fermentasi khamar.
  • Pentingnya menjauhi larangan Nabi terkait wadah-wadah tertentu demi menjaga kehalalan asupan.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami