Sunan an-Nasai Hadits 573 - Dua Shalat yang Tidak Pernah Ditinggalkan Rasulullah
Dua Shalat Sunnah yang Tidak Pernah Ditinggalkan Nabi
Sunan an-Nasai : 573
Sunan an-NasaiNomor Hadis 573
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ صَلَاتَانِ مَا تَرَكَهُمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَيْتِي سِرًّا وَلَا عَلَانِيَةً رَكْعَتَانِ قَبْلَ الْفَجْرِ وَرَكْعَتَانِ بَعْدَ الْعَصْرِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Ada dua shalat yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, yaitu shalat dua rakaat sebelum Fajar (Subuh) dan dua rakaat setelah Ashar.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Nabi Muhammad sangat konsisten menjaga pelaksanaan shalat sunnah dua rakaat sebelum waktu Fajar (qabliyah Subuh).
- Nabi juga merutinkan shalat dua rakaat setelah Ashar secara teratur dan tidak pernah meninggalkannya.
- Ibadah terbaik adalah amalan yang dilakukan dengan niat ikhlas dan terjaga secara terus-menerus, baik saat sendirian maupun di keramaian.
