Sunan an-Nasai Hadits 642 - Keutamaan Shaf Pertama dan Muadzin
Keberkahan Shaf Terdepan dan Pahala Berlipat Muadzin
Sunan an-Nasai : 642
Sunan an-NasaiNomor Hadis 642
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ الْكُوفِيِّ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصَّفِّ الْمُقَدَّمِ وَالْمُؤَذِّنُ يُغْفَرُ لَهُ بِمَدِّ صَوْتِهِ وَيُصَدِّقُهُ مَنْ سَمِعَهُ مِنْ رَطْبٍ وَيَابِسٍ وَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ مَنْ صَلَّى مَعَهُ
Al Bara' bin 'Azib Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Allah dan para malaikat mendoakan (orang-orang) yang berada di shaf terdepan. Seorang muadzin akan diampuni sepanjang suaranya dan dibenarkan oleh yang mendengarnya dari semua yang basah dan kering, dan dia mendapat pahala seperti pahala orang yang ikut shalat bersamanya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Berada di shaf terdepan saat shalat jamaah mendatangkan doa kebaikan dari Allah dan para malaikat.
- Muadzin mendapatkan pahala yang sama besarnya dengan pahala seluruh jamaah yang ikut shalat bersamanya.
- Suara adzan menjadi jalan ampunan dosa bagi muadzin sejauh jangkauan suaranya didengar makhluk lain.
