Sunan an-Nasai Hadits 644 - Lafadz Penutup Adzan Sesuai Sunnah
Kalimat Tauhid Sebagai Penutup Sempurna Adzan
Sunan an-Nasai : 644
Sunan an-NasaiNomor Hadis 644
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَعْدَانَ بْنِ عِيسَى قَالَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَعْيَنَ قَالَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ بِلَالٍ قَالَ آخِرُ الْأَذَانِ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
Bilal Diriwayatkan dari:
Lafazh adzan yang terakhir adalah: ALLAAHU AKBAR, ALLAAHU AKBAR (Allah Maha Besar. Allah Maha Besar), LAA ILAAHA ILLALLAAH (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Lafadz penutup azan secara resmi adalah takbir dua kali dan satu kalimat tauhid.
- Mengingatkan kembali kebesaran Allah di akhir setiap panggilan ibadah shalat.
- Menegaskan pengakuan iman bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah SWT.
