Sunan an-Nasai Hadits 664 - Godaan Setan Ketika Adzan dan Shalat
Godaan Setan Saat Kumandang Adzan dan Pelaksanaan Shalat
Sunan an-Nasai : 664
Sunan an-NasaiNomor Hadis 664
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ أَدْبَرَ الشَّيْطَانُ وَلَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لَا يَسْمَعَ التَّأْذِينَ فَإِذَا قُضِيَ النِّدَاءُ أَقْبَلَ حَتَّى إِذَا ثُوِّبَ بِالصَّلَاةِ أَدْبَرَ حَتَّى إِذَا قُضِيَ التَّثْوِيبُ أَقْبَلَ حَتَّى يَخْطُرَ بَيْنَ الْمَرْءِ وَنَفْسِهِ يَقُولُ اذْكُرْ كَذَا اذْكُرْ كَذَا لِمَا لَمْ يَكُنْ يَذْكُرُ حَتَّى يَظَلَّ الْمَرْءُ إِنْ يَدْرِي كَمْ صَلَّى
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apabila adzan dikumandangkan, maka setan kabur sambil kentut hingga ia tidak mendengar suara adzan. Jika adzan telah selesai, maka setan datang lagi. Ketika iqamah dikumandangkan, maka setan kabur lagi. Dan saat iqamah selesai, maka setan kembali lagi. Sehingga setan ini masuk ke benak seseorang dan berkata: 'Ingat ini, ingat itu' terhadap hal-hal yang tadinya ia lupakan. Sampai seseorang tidak tahu berapa jumlah raka'at yang telah ia kerjakan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Setan memiliki kelemahan dan ketakutan yang teramat sangat ketika mendengar suara adzan maupun iqamah.
- Mengumandangkan adzan dapat menjadi benteng dan pelindung sementara dari kehadiran setan di sebuah tempat.
- Setan selalu berusaha merusak kualitas dan kekhusyukan shalat dengan membisikkan urusan duniawi yang terlupakan.
- Fenomena sering lupa jumlah rakaat ketika sedang ibadah merupakan dampak dari gangguan setan di dalam pikiran.
