Sunan an-Nasai Hadits 784 - Imam Lupa Belum Mandi Wajib
Apa yang Harus Dilakukan Jika Imam Lupa Belum Mandi Wajib?
Sunan an-Nasai : 784
Sunan an-NasaiNomor Hadis 784
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ بْنِ سَعِيدِ بْنِ كَثِيرٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ عَنْ الزُّبَيْدِيِّ عَنْ الزُّهْرِيِّ وَالْوَلِيدُ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَصَفَّ النَّاسُ صُفُوفَهُمْ وَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا قَامَ فِي مُصَلَّاهُ ذَكَرَ أَنَّهُ لَمْ يَغْتَسِلْ فَقَالَ لِلنَّاسِ مَكَانَكُمْ ثُمَّ رَجَعَ إِلَى بَيْتِهِ فَخَرَجَ عَلَيْنَا يَنْطِفَ رَأْسُهُ فَاغْتَسَلَ وَنَحْنُ صُفُوفٌ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Setelah iqamah dikumandangkan, orang-orang segera merapikan barisan mereka, kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam keluar hingga tatkala beliau sampai di tempat shalatnya beliau ingat bahwa dirinya belum mandi. Lantas Beliau bersabda kepada jama'ah: Tetaplah di tempat kalian." Kemudian Beliau segera kembali ke rumahnya dan keluar lagi kepada kami dalam keadaan rambut yang masih basah, saat beliau mandi kami tetap dalam barisan."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Jika imam lupa belum bersuci, ia wajib segera membatalkan posisinya dan pergi bersuci, sedangkan jamaah boleh menunggunya di barisan.
- Keadaan tidak suci yang tidak disengaja dimaafkan selama shalat belum dimulai atau segera dihentikan setelah teringat.
- Seorang pemimpin ibadah tidak perlu merasa malu mengakui kelalaiannya demi menjaga sahnya ibadah bersama.
