Sunan an-Nasai Hadits 886 - Doa Iftitah Inna Sholaatiy Wanusuki
Panduan Membaca Doa Iftitah Inna Sholaatiy Wanusuki
Sunan an-Nasai : 886
Sunan an-NasaiNomor Hadis 886
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ بْنِ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُرَيْحُ بْنُ يَزِيدَ الْحَضْرَمِيُّ قَالَ أَخْبَرَنِي شُعَيْبُ بْنُ أَبِي حَمْزَةَ قَالَ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْمُنْكَدِرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اسْتَفْتَحَ الصَّلَاةَ كَبَّرَ ثُمَّ قَالَ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنْ الْمُسْلِمِينَ اللَّهُمَّ اهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَعْمَالِ وَأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ وَقِنِي سَيِّئَ الْأَعْمَالِ وَسَيِّئَ الْأَخْلَاقِ لَا يَقِي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ
Jabir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Bila Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam memulai shalat maka beliau bertakbir, kemudian mengucapkan: 'Inna Sholaatiy Wanusuki Wamahyaaya Wamamaatiy Lillahirabbil 'Aalamin La Syariikalahu Wabidzalika Umirtu Wa Anaa Minal Muslimiin, Allahummahdiniy Li Ahsanil A'maal Wa Ahsanil Akhlaaq La Yahdiy Li Ahsanihaa Illa Anta Waqiniy Sayyial A'maal Wa Sayyial Akhlaaq La Yaqiy Sayyiahaa Illa Anta (Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya bagi Allah, Rabb semesta alam, yang tiada sekutu bagi-Nya. Demikianlah aku diperintahkan, dan aku termasuk kaum muslimin. Ya Allah, tunjukkan saya kepada perbuatan yang terbaik dan kepada akhlak yang terbaik, karena tidak ada yang bisa menunjukkan kepada yang terbaik kecuali Engkau. Jagalah aku dari perbuatan jelek dan akhlak yang jelek, karena tidak ada yang bisa menjagaku dari kejelekan kecuali Engkau).'
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Disunnahkan membaca ikrar penyerahan diri secara total kepada Allah melalui doa iftitah ini.
- Menganjurkan kita untuk selalu meminta petunjuk ke arah akhlak dan perbuatan yang baik di setiap shalat.
- Hanya Allah yang memiliki kekuasaan penuh untuk membimbing atau menjauhkan manusia dari keburukan.
