Sunan an-Nasai Hadits 924 - Cara dan Beratnya Wahyu Turun Kepada Nabi
Cara Turunnya Wahyu: Suara Lonceng dan Wujud Pemuda
Sunan an-Nasai : 924
Sunan an-NasaiNomor Hadis 924
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سَأَلَ الْحَارِثُ بْنُ هِشَامٍ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ يَأْتِيكَ الْوَحْيُ قَالَ فِي مِثْلِ صَلْصَلَةِ الْجَرَسِ فَيَفْصِمُ عَنِّي وَقَدْ وَعَيْتُ عَنْهُ وَهُوَ أَشَدُّهُ عَلَيَّ وَأَحْيَانًا يَأْتِينِي فِي مِثْلِ صُورَةِ الْفَتَى فَيَنْبِذُهُ إِلَيَّ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Harits bin Hisyam bertanya kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam: 'Bagaimanakah wahyu datang kepada engkau?' Beliau menjawab: 'Seperti dentang suara lonceng, lalu wahyu terputus dariku dan aku telah hafal (wahyu tersebut), dan yang demikian itu sangat berat kurasakan. Kadang datang kepadaku dalam bentuk seorang pemuda, lalu ia memberikan wahyu kepadaku.'
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Wahyu berupa Al-Qur'an diturunkan Allah kepada Rasulullah melalui beberapa bentuk dan cara yang berbeda-beda.
- Proses datangnya wahyu lewat suara dentang lonceng merupakan metode yang paling berat dan melelahkan bagi Nabi.
- Allah memberikan kemampuan kepada malaikat untuk menjelma dan mengubah wujudnya menyerupai manusia biasa.
