Sunan an-Nasai Hadits 992 - Durasi Tiap Rakaat Shalat Fardhu
Cara Rasulullah Mengatur Durasi Tiap Rakaat Shalat
Sunan an-Nasai : 992
Sunan an-NasaiNomor Hadis 992
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو عَوْنٍ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ سَمُرَةَ يَقُولُ قَالَ عُمَرُ لِسَعْدٍ قَدْ شَكَاكَ النَّاسُ فِي كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى فِي الصَّلَاةِ فَقَالَ سَعْدٌ أَتَّئِدُ فِي الْأُولَيَيْنِ وَأَحْذِفُ فِي الْأُخْرَيَيْنِ وَمَا آلُو مَا اقْتَدَيْتُ بِهِ مِنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ذَاكَ الظَّنُّ بِكَ
Jabir bin Samurah Diriwayatkan dari:
Umar berkata kepada Sa'ad: 'Orang-orang (penduduk Kufah) mengeluhkan kamu tentang semua hal, hingga dalam masalah shalat?' [Sa'ad] berkata: 'Aku tidak buru-buru (agak lama) pada dua rakaat pertama dan meringankan dua rakaat terakhir. Aku tidak mengurangi shalat yang aku teladani dari shalatnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.' Umar berkata: 'Itulah yang dituduhkan kepadamu.'
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Dianjurkan untuk memperlama gerakan dan bacaan shalat pada rakaat pertama dan rakaat kedua.
- Sebaliknya, dianjurkan untuk meringankan atau mempercepat durasi rakaat ketiga dan keempat dalam shalat.
- Pemimpin atau khalifah wajib memeriksa aduan masyarakat secara langsung untuk mengetahui kebenarannya.
