Meluruskan Saf Salat
Total Hadis 19
Panduan Meluruskan Saf Salat Berdasarkan Hadits-Hadits Shahih
Meluruskan saf merupakan bagian penting dalam kesempurnaan salat berjamaah. Berdasarkan hadits-hadits sahih, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sangat memperhatikan kerapian barisan makmum, bahkan sampai mengusap bahu para sahabat agar tidak saling berselisih. Beliau mengingatkan bahwa saf yang tidak lurus dapat menyebabkan hati umat menjadi terpecah belah. Selain itu, Nabi menganjurkan agar orang-orang yang bijak, dewasa, dan berilmu menempati posisi tepat di belakang imam, disusul oleh tingkatan di bawahnya. Menurut penuturan sahabat seperti Ubay bin Ka'ab, aturan ini merupakan wasiat langsung dari Rasulullah. Kita juga diperingatkan untuk tidak sengaja menunda-nunda atau memilih berada di saf belakang karena kaum yang terbiasa mengakhirkan saf dapat berisiko diakhirkan oleh Allah Azza wa Jalla.
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ سُهَيْلٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ صُفُوفِ الرِّجَالِ أَوَّلُهَا وَشَرُّهَا آخِرُهَا وَخَيْرُ صُفُوفِ النِّسَاءِ آخِرُهَا وَشَرُّهَا أَوَّلُهَا
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sebaik-baik barisan bagi laki-laki adalah barisan pertama, dan yang paling jelek adalah barisan paling belakang. Sedangkan sebaik-baik barisan bagi perempuan adalah barisan paling belakang, dan barisan yang paling jelek adalah barisan yang paling depan."
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا نُوحٌ يَعْنِي ابْنَ قَيْسٍ عَنْ ابْنِ مَالِكٍ وَهُوَ عَمْرٌو عَنْ أَبِي الْجَوْزَاءِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَتْ امْرَأَةٌ تُصَلِّي خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَسْنَاءُ مِنْ أَحْسَنِ النَّاسِ قَالَ فَكَانَ بَعْضُ الْقَوْمِ يَتَقَدَّمُ فِي الصَّفِّ الْأَوَّلِ لِئَلَّا يَرَاهَا وَيَسْتَأْخِرُ بَعْضُهُمْ حَتَّى يَكُونَ فِي الصَّفِّ الْمُؤَخَّرِ فَإِذَا رَكَعَ نَظَرَ مِنْ تَحْتِ إِبْطِهِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَأْخِرِينَ }
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Ada seorang perempuan yang cantik menawan shalat di belakang Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Ibnu Abbas berkata lagi: "Sebagian orang ada yang maju ke barisan terdepan agar tidak melihatnya, namun sebagian lagi justru ada yang berdiri di barisan terakhir, agar ketika ruku' ia bisa melihatnya dari balik ketiaknya.Kemudian Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat: {Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang meminta di barisan depan dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang meminta di barisan belakang}." (Al Hijr: 24)
أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرِ بْنِ نَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا بَهْزُ بْنُ أَسَدٍ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ اسْتَوُوا اسْتَوُوا اسْتَوُوا فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنِّي لَأَرَاكُمْ مِنْ خَلْفِي كَمَا أَرَاكُمْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ
Anas Diriwayatkan dari:
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Luruskan, luruskan, luruskan. Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, aku melihat kalian dari belakang sebagaimana aku melihat kalian dari depan."
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ أَنْبَأَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ أَقْبَلَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِوَجْهِهِ حِينَ قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ قَبْلَ أَنْ يُكَبِّرَ فَقَالَ أَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ وَتَرَاصُّوا فَإِنِّي أَرَاكُمْ مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِي
Anas Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menghadap kepada kami dengan wajahnya ketika iqamah telah dikumandangkan sebelum Beliau bertakbir, lalu bersabda: "Luruskan barisan kalian dan rapatkanlah. Aku melihat kalian dari balik punggungku."
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ الْمُخَرِّمِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبَانُ قَالَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ قَالَ حَدَّثَنَا أَنَسٌ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَاصُّوا صُفُوفَكُمْ وَقَارِبُوا بَيْنَهَا وَحَاذُوا بِالْأَعْنَاقِ فَوَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ إِنِّي لَأَرَى الشَّيَاطِينَ تَدْخُلُ مِنْ خَلَلِ الصَّفِّ كَأَنَّهَا الْحَذَفُ
Anas Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "luruskan barisan kalian, saling mendekatlah di antara barisan, dan sejajarkan antara leher dengan leher. Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, aku melihat setan masuk dari celah-celah barisan laksana kambing kecil."
أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ عَنْ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَتِمُّوا الصَّفَّ الْأَوَّلَ ثُمَّ الَّذِي يَلِيهِ وَإِنْ كَانَ نَقْصٌ فَلْيَكُنْ فِي الصَّفِّ الْمُؤَخَّرِ
Anas Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sempurnakan barisan pertama kemudian barisan selanjutnya, apabila ada barisan yang tidak sempurna, hendaknya itu pada barisan yang terakhir."
أَنْبَأَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا إِسْمَعِيلُ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ أَقْبَلَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِوَجْهِهِ حِينَ قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ قَبْلَ أَنْ يُكَبِّرَ فَقَالَ أَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ وَتَرَاصُّوا فَإِنِّي أَرَاكُمْ مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِي
Anas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menghadap kepada kami dengan wajahnya ketika berdiri untuk shalat sebelum beliau bertakbir, lalu beliau bersabda: "Luruskan barisan kalian dan rapatkanlah. Karena aku melihat kalian dari balik punggungku."
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ حَيَّانَ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى فِي أَصْحَابِهِ تَأَخُّرًا فَقَالَ تَقَدَّمُوا فَأْتَمُّوا بِي وَلْيَأْتَمَّ بِكُمْ مَنْ بَعْدَكُمْ وَلَا يَزَالُ قَوْمٌ يَتَأَخَّرُونَ حَتَّى يُؤَخِّرَهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ نَحْوَهُ
Abu Sa'id Al Khudri Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melihat sahabatnya cenderung berbaris di belakang, maka Beliau bersabda: "Majulah kalian dan ikutilah aku dan hendaknya orang-orang yang dibelakang kalian mengikuti (gerakan) kalian. Sesungguhnya suatu kaum senantiasa berada di akhir hingga Allah Azza wa Jalla benar-benar mengakhirkan mereka."Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] mengatakan, telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] dari [Al Jurairi] dari [Abi Nadlrah] semisalnya.
أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مَثْرُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ أَبِي الزَّاهِرِيَّةِ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ وَصَلَ صَفًّا وَصَلَهُ اللَّهُ وَمَنْ قَطَعَ صَفًّا قَطَعَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
Abdullah bin Umar Diriwayatkan dari:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa menyambung barisan, maka Allah menyambungnya dan barang siapa memutus barisan, Allah Azza wa Jalla memutusnya."
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا الْفُضَيْلُ بْنُ عِيَاضٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ الْمُسَيَّبِ بْنِ رَافِعٍ عَنْ تَمِيمِ بْنِ طَرَفَةَ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَ خَرَجَ إِلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَلَا تَصُفُّونَ كَمَا تَصُفُّ الْمَلَائِكَةُ عِنْدَ رَبِّهِمْ قَالُوا وَكَيْفَ تَصُفُّ الْمَلَائِكَةُ عِنْدَ رَبِّهِمْ قَالَ يُتِمُّونَ الصَّفَّ الْأَوَّلَ ثُمَّ يَتَرَاصُّونَ فِي الصَّفِّ
Jabir bin Samurah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar kepada kami sambil bersabda: "Tidakkah kalian berbaris seperti barisan para malaikat di sisi Rabb mereka?" Para sahabat bertanya: "Bagaimanakah cara malaikat berbaris di sisi Rabb mereka?" Beliau menjawab: "Mereka menyempurnakan barisan pertama, kemudian merapatkan barisan tersebut."
