Sunan Abu Daud Hadits 1140 - Shalat Witir

Tata Cara Rasulullah Melaksanakan Shalat Witir Lima Rakaat Sekaligus

Sunan Abu DaudNomor Hadis 1140

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي مِنْ اللَّيْلِ ثَلَاثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً يُوتِرُ مِنْهَا بِخَمْسٍ لَا يَجْلِسُ فِي شَيْءٍ مِنْ الْخَمْسِ حَتَّى يَجْلِسَ فِي الْآخِرَةِ فَيُسَلِّمُ قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ ابْنُ نُمَيْرٍ عَنْ هِشَامٍ نَحْوَهُ

Aisyah Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa mengerjakan shalat malam sebanyak tiga belas raka'at, di antaranya beliau mengerjakan witir lima raka'at, beliau tidak duduk pada kelima raka'at tersebut hingga beliau duduk di raka'at terakhir, kemudian beliau salam.Abu Daud berkata: "Di riwayatkan pula oleh [Ibnu Numair] dari [Hisyam] seperti hadits di atas."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Shalat witir boleh dikerjakan dengan jumlah lima rakaat yang disambung secara langsung.
  • Dalam pelaksanaan witir lima rakaat sekaligus, makmum atau orang yang shalat tidak perlu melakukan duduk tasyahud awal.
  • Satu-satunya waktu duduk dalam rangkaian shalat lima rakaat ini hanyalah pada tasyahud akhir sebelum mengucapkan salam.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami