Sunan Abu Daud Hadits 1141 - Shalat Sunnah Fajar
Rutinitas Shalat Malam Tiga Belas Rakaat dan Sunnah Sebelum Subuh
Sunan Abu Daud : 1141
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1141
حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بِاللَّيْلِ ثَلَاثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً ثُمَّ يُصَلِّي إِذَا سَمِعَ النِّدَاءَ بِالصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa mengerjakan shalat malam tiga belas raka'at, kemudian beliau mengerjakan dua raka'at (sunnah fajar) secara singkat setelah mendengar adzan shalat shubuh.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Konsistensi dalam mengerjakan ibadah shalat malam berjumlah tiga belas rakaat sangat dicontohkan oleh Nabi.
- Shalat sunnah fajar sebaiknya segera dilaksanakan setelah adzan subuh selesai dikumandangkan.
- Sangat dianjurkan untuk memperpendek bacaan saat menunaikan shalat sunnah dua rakaat sebelum subuh.
