Sunan Abu Daud Hadits 1225 - Berbagai Cara Nabi Mengerjakan Witir
Keragaman Cara dan Waktu Shalat Witir Rasulullah
Sunan Abu Daud : 1225
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1225
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَيْسٍ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ عَنْ وِتْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ رُبَّمَا أَوْتَرَ أَوَّلَ اللَّيْلِ وَرُبَّمَا أَوْتَرَ مِنْ آخِرِهِ قُلْتُ كَيْفَ كَانَتْ قِرَاءَتُهُ أَكَانَ يُسِرُّ بِالْقِرَاءَةِ أَمْ يَجْهَرُ قَالَتْ كُلَّ ذَلِكَ كَانَ يَفْعَلُ رُبَّمَا أَسَرَّ وَرُبَّمَا جَهَرَ وَرُبَّمَا اغْتَسَلَ فَنَامَ وَرُبَّمَا تَوَضَّأَ فَنَامَ قَالَ أَبُو دَاوُد و قَالَ غَيْرُ قُتَيْبَةَ تَعْنِي فِي الْجَنَابَةِ
Abdullah bin Abu Qais Diriwayatkan dari:
Saya bertanya kepada [Aisyah] mengenai witir Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. ia berkata: "Terkadang beliau melakukan witir pada awal malam, dan terkadang melakukan witir di akhirnya." Saya katakan: "Bagaimana bacaan beliau, apakah beliau menyamarkan bacaan atau mengeraskannya?" Aisyah berkata: "Semua itu pernah beliau lakukan. Beliau terkadang menyamarkan dan terkadang mengeraskan, terkadang beliau mandi kemudian tidur terkadang beliau berwudlu kemudian tidur."Abu Daud berkata: selain Qutaibah berkata: yang dimaksudkan Aisyah adalah ketika dalam keadaan junub.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Bacaan surah dalam shalat witir boleh dikeraskan (jahar) maupun dipelankan (sirr).
- Waktu pelaksanaan shalat witir sangat disesuaikan dengan kenyamanan, di awal atau akhir malam.
- Seseorang yang dalam keadaan junub boleh hanya berwudhu jika ingin langsung tidur, walau mandi lebih baik.
